Tag Archives: psikologi

Peluncuran Buku Himpsi, Revolusi Mental: Makna dan Realisasi

 

buku revolusi mental

Buku Revolusi Mental: Makna dan Realisasi dari Himpsi (dok.istimewa)

Buku Psikologi Populer saat ini banyak ditemukan di toko buku terkemuka, dengan beragam topik dan bahasan. Namun, dimana lagi Anda bisa mendapatkan sebuah buku yang isinya tulisan 33 orang Psikolog dan Praktisi Psikologi Indonesia terkemuka? Continue reading

Berenang Bersama Anak

boy swimming

Image courtesy of Sura Nualpradid/Freedigitalphotos.net

Pemikiran ini bermula ketika saya mendaftarkan anak pertama saya, sebut saja namanya Abang (5 tahun), ke sebuah tempat latihan berbagai macam olahraga di sebuah mal di bilangan Jakarta Selatan. Saya merasa tertarik dengan tempat tersebut karena anak saya mengalami perkembangan motorik yang kurang sesuai dengan usianya, salah satunya adalah ia terlambat tengkurap. Continue reading

Memahami Narsisme Ekstrim

Setiap kali kita mendengar ada orang yang menyatakan, “Kamu narsis!”, “Ih, narsis banget sih!”, padahal Narsisme di dalam psikologi termasuk kedalam kategori penyimpangan kepribadian.

Menurut Samuel Lopez de Victoria, PhD atau dikenal juga dengan Dr.Sam, di dalam diri kita semua memiliki kadar narsisme tertentu. Yang akan menimbulkan masalah adalah bila level narsisme tersebut telah mencapai titik ekstrim. Continue reading

Menemukan Passion dan Menjalaninya

16 July 2014

Image courtesy of Sura jscreationzs/ Freedigitalphotos.net

Image courtesy of jscreationzs/ Freedigitalphotos.net

Rene Suhardono mengasuh artikel Ultimate-U di harian KOMPAS sudah cukup lama, saya tidak punya catatan berapa angka pastinya. Tetapi, saya baru membeli buku “Your Job Is Not Your Career” karya Rene Suhardono di bulan Juli 2014 ini. Saya dapat edisi revisi yang bundled dengan “Career Snippet”.

Saya mau bercerita sedikit tentang bagaimana saya akhirnya menemukan passion saya, dan memutuskan untuk menjalaninya demi mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Continue reading

Melawan Rutinitas Keseharian

12 Agustus 2014

man at bench

Image courtesy of stockimages/ Freedigitalphotos.net

Banyak di antara kita sibuk dengan rutinitas harian masing-masing. Bekerja dari pukul 8 pagi hingga pukul 5 sore hari, berlangsung dari hari Senin hingga Jumat. Rutinitas ini berlangsung terus-menerus, dan dengan mudahnya dapat menimbulkan kejenuhan. Bagaimana caranya agar kita terhindar dari kejenuhan akibat rutinitas yang kita lakukan? Pada kesempatan ini, saya ingin berbagi tipsnya kepada para pembaca semua. Continue reading

Mendidik Hasrat

needs wants

Image courtesy of Stuart Miles/ Freedigitalphotos.net

Baru menjelang pertengahan tahun 2014, namun sudah tak terhitung kasus kekerasan seksual di Indonesia yang diliput oleh media. Akhir bulan Maret, kasus kekerasan seksual dengan pelaku yang tertangkap hingga enam orang terjadi di sebuah TK Internasional dengan korban kekerasannya anak usia TK. Setelah itu, media masih meliput beberapa kasus kekerasan seksual lainnya. Pada bulan Mei, di Sukabumi, Emon ditangkap setelah melakukan sodomi terhadap seratus lebih bocah laki-laki. Masih di bulan yang sama, kekerasan seksual dilakukan oleh seorang guru SD terhadap muridnya.

Banyaknya kasus ini membuat kita tak habis pikir, apa yang menyebabkan seseorang menjadi pelaku kekerasan seksual? Bagaimanakah kekerasan itu bisa terjadi? Continue reading

“Bisa Nggak Kalau Yang Lain Aja?”

business partner

Image courtesy of David Castillo Dominici/ Freedigitalphotos.net

Tips Menghadapi Karyawan/Rekan Kerja Yang Banyak Excuse

Sebagai atasan, kita tentu memiliki tanggung jawab lebih dalam menyelesaikan target-target tim kita. Pada saat seperti ini delegasi menjadi suatu keterampilan penting yang perlu kita asah. Namun, ternyata mendelegasikan tugas tidaklah mudah. Kadang ada saja alasan dari bawahan atau rekan kerja untuk menolak membantu kita. Saat kita merasa kewalahan saat menyelesaikan pekerjaan kita, lalu meminta bantuan orang lain, kadang kita mendapat penolakan yang membuat kita gemas dan kesal.

Bagaimana cara supaya kita bisa mendelegasikan tugas dan tugas itu dapat selesai dengan baik? Continue reading

Menentukan Pemimpin Pilihan

the right candidate

Image courtesy of sheelamohan/ Freedigitalphotos.net

Saat ini anak Indonesia dibuai oleh berbagai hal positif seperti prestasi anak bangsa, penghargaan internasional, serta kemajuan yang ada di berbagai bidang. Namun banyak hal negatif menghantui Indonesia di masa yang akan datang, seperti misalnya korupsi, terjadinya konflik horizontal dan vertikal, pelanggaran hukum, serta meningkatnya tingkat kriminal di masyarakat, seperti munculnya geng-geng motor. Continue reading

Tips Cerdas Memilih dalam Pemilu

pemilu kemendagri

Image courtesy of Kemendagri.go.id

Buta yang terburuk adalah buta politik, dia tidak mendengar, tidak berbicara, dan tidak berpartisipasi dalam peristiwa politik. Dia tidak tahu bahwa biaya hidup, harga kacang, harga ikan, harga tepung, biaya sewa, harga sepatu dan obat, semua tergantung pada keputusan politik. Orang yang buta politik begitu bodoh sehingga ia bangga dan membusungkan dadanya mengatakan bahwa ia membenci politik. Si dungu tidak tahu bahwa, dari kebodohan politiknya lahir pelacur, anak terlantar, dan pencuri terburuk dari semua pencuri, politisi buruk, rusaknya perusahaan nasional dan multinasional.”- Bertolt Brecht (Penyair Jerman) Continue reading