Tag Archives: pola asuh

Konsep Diri Positif melalui Tatanan Rambut Anak

Mendidik Anak untuk Mencintai Diri Sendiri melalui Tatanan Rambut

Image courtesy of nenetus at FreeDigitalPhotos.net

“Ah kawaiiii!!!”
(Ah! Imutnya!!)
Ujar beberapa orang saat kami menumpang sebuah lift di sebuah pusat perbelanjaan.

“Nan sai desuka? Kawaii desune… kaminoke ha totemo kawaiii! Mama ha jouzu desune”
(Berapa usianya dek? Kamu imut banget! Rambutnya bagus sekali. Mama jago ya)
Continue reading

Cara Menjadi Ayah yang Berkualitas bagi Anak

dad with kid in the park

Image courtesy of Jade Brookbank/ Gettyimages.com

Seorang ayah memiliki peran yang penting dalam tumbuh kembang anaknya. Baik menurut agama, menurut akal sehat, dan kini, secara empiris terbukti melalui beragam penemuan ilmiah. Karena itulah, pemahaman “aku harus melibatkan diri dalam pengasuhan anak” sudah dimiliki banyak ayah sekarang, terutama ayah-ayah muda. Namun demikian, tak dapat disangkal ada sekian banyak faktor yang menjadi pertanyaan serta hambatan yang dirasakan ayah, yang membuat niat untuk terlibat menjadi tak benar-benar terwujud secara nyata. Continue reading

Alasan Orang Tua Marah pada Anak

angry son

Image courtesy of David Castillo Dominici/ FreeDigitalPhotos.net

Oke, jadi sebetulnya perilaku anak yang umumnya menjadi alasan orangtua untuk marah adalah perilaku yang wajar ya? Yes, tampaknya begitu. Lalu mengapa orangtua akhirnya menjadi marah walaupun semua anak lainnya berperilaku yang sama dengan anak mereka? Sebagian besar alasan orangtua kira-kira sebagai berikut: Continue reading

Apakah Perlu Marah Pada Anak?

mother angry son

Image courtesy of David Castillo Dominici/ FreeDigitalPhotos.net

Akhir-akhir ini saya tergelitik dengan pola umum pengasuhan anak pada keluarga muda di ibukota tercinta, Jakarta. Mengapa? Karena hampir setiap saya berjalan-jalan ke tempat umum, selalu terlihat orangtua yang melakukan sejumlah kekerasan pada anak. Setidaknya sejumlah perilaku ini yang saya lihat: membentak anak dengan keras di depan umum; mengancam akan melakukan/melarang sesuatu jika anak tidak menuruti; menggerutu atau mengejek anak tentang perilaku yang tidak disukai; dan sesekali ada perilaku fisik seperti cubitan di tangan. Continue reading

Pentingnya Pendidikan Seks Untuk Anak Usia 1-4 Tahun

Image courtesy of sscreations/ Freedigitalphotos.net

Image courtesy of sscreations/ Freedigitalphotos.net

Maraknya berita mengenai pelecehan dan kekerasan seksual pada anak tentu mengkhawatirkan orangtua dan juga pendidik. Salah satu faktor penyebabnya ternyata adalah karena anak tidak memiliki pengetahuan yang cukup untuk melindungi dirinya. Budaya yang ada dan berkembang di masyarakat masih menabukan pembicaraan yang berkaitan dengan seksualitas. Seks dianggap tidak pantas untuk dibicarakan dan didiskusikan. Belum lagi anggapan bahwa ‘seks’ = ‘jorok’ yang membatasi pembicaraan mengenai seksualitas menjadi pembicaraan diam-diam dan bisa jadi tak tentu arah karena informasi yang didapatkan tidak tepat.

Continue reading