Category Archives: Wijanarko Dwi Utomo

Mengeluh

02 September 2013

Belakangan ini, ditunjang dengan maraknya media sosial di dunia maya. Saya dengan mudah menemui orang-orang yang sedang mengeluhkan keadaan yang sedang dihadapinya. Apakah tidak boleh seseorang mengekspresikan keluhannya di media sosial? Ya, tentu saja boleh, itu hak pribadi masing-masing orang. Hanya saja saya jadi berpikir, apa iya saya juga harus ikut mengumbar keluhan saya di tembok maya?

social media two people talk

Image courtesy of renjith krisnan/ FreeDigitalPhotos.net

Continue reading

Tips Menjaga Semangat Kerja

Bagi orang yang bekerja, sesungguhnya lama-kelamaan aktivitas kerja yang dilakukannya dapat berubah menjadi rutinitas, sesuatu rangkaian aktivitas yang sudah terpola. Ketika pola ini terbentuk, bisa jadi dapat menimbulkan perasaan bosan bagi yang melakukannya. Hal ini dapat menurunkan semangat di tempat kerja. Berikut adalah tips menjaga semangat kerja dari saya.

Continue reading

How to Manage Gen Y

25 February 2013 | 13:42

This is a very ‘hot’ topic among HR practitioners, one of the largest HR forum even discussed it in depth in a special session late last year.

Generation Y is a generation growing up with the development of wireless technology, the Internet and social media. A generation wanting things  to happen fast, whether it is a change or a process to achieve results. It influences how they behave in the environment. The rise of social media provides a place for generation Y to ‘show themselves’. Lately, we are very familiar with the term narcissism. Social media allows them to demonstrate their ego.

Continue reading

Bagaimana Mengelola Gen Y

25 February 2013 | 13:42

Topik ini sangat ‘hot’ di kalangan praktisi HR akhir-akhir ini, bahkan di salah satu forum HR terbesar akhir tahun lalu, hal ini dibahas secara mendalam dalam sesi khusus.

Generasi Y adalah sebuah generasi yang tumbuh bersama perkembangan teknologi nirkabel, internet dan media sosial. Sebuah generasi yang menginginkan sesuatu terjadi dengan cepat, apakah itu berkaitan dengan perubahan atau sebuah proses untuk mencapai hasil. Hal ini memberi pengaruh terhadap bagaimana cara mereka berperilaku di lingkungannya. Maraknya media sosial memberikan tempat bagi generasi Y untuk ‘unjuk diri’. Kita sangat familiar dengan istilah narsis belakangan ini. Media sosial memudahkan mereka untuk menunjukkan ke’aku’an mereka.

Continue reading

Merayakan Kebersamaan Dengan Cara Sederhana

Bagi kami sebagai pasangan yang sudah menikah dengan satu anak, memiliki waktu berkualitas berdua adalah satu hal yang sulit didapatkan, karena kami berdua bekerja. Ketika sampai di rumah, anak pun berupaya untuk terus menarik perhatian kita hingga waktu tidur tiba. Bagaimana menyiasatinya?

Continue reading

Social Media Eulogy

This morning, I was intrigued by the news on the large number of teenage rape victims as the result of their interaction with strangers from social media. In Depok, a junior high school student was raped by her social network friend, a minivan driver. In the United States, a 19-year-old man charged with raping 13-year-old female friend he met on Facebook. In fact, a man from Lexington County, 35-year-old William Spivey was jailed for allegedly asking a 13 year old boy to have sex with him. Luckily, Spivey’s demand was later discovered by the victim’s mother.

Continue reading

Elegi Media Sosial

Pagi ini, saya tergugah dengan ulasan tentang banyaknya korban perkosaan pada kalangan remaja akibat interaksinya dengan orang asing melalui media sosial. Di Depok, siswi SMP menjadi korban perkosaan yang dilakukan oleh teman jejaring sosialnya yang sehari-hari adalah seorang supir angkot. Di Amerika Serikat, seorang pria berusia 19 tahun didakwa telah memperkosa teman perempuan berusia 13 tahun yang ditemuinya di Facebook. Bahkan, seorang pria asal Lexington County, William Spivey berusia 35 tahun dipenjara atas tuduhan meminta seorang anak berusia 13 tahun untuk melakukan hubungan seksual dengannya. Beruntung, permintaan Spivey tersebut diketahui oleh ibu korban.

Continue reading