Menciptakan Momentum

Image courtesy of Zuzzuillo/Freedigitalphotos.net

Merasa tidak tahu apa yang akan Anda kerjakan bulan depan? Gunakan tips berikut ini. Anda lah yang menciptakan momentum Anda.

Perhatikan tanggal dalam kalender Anda dan periksa agenda Anda dalam 30 hari ke depan. Apakah sudah terisi? Apakah Anda sudah memiliki jadwal?

Apabila belum, hubungilah orang-orang yang ada dalam jejaring Anda. Terutama klien-klien lama Anda. Tanyakan kabar mereka dan lebih baik lagi jika Anda dapat mengatur waktu untuk bertemu. Ya, dalam 30 hari ke depan.

Momentum bukan sesuatu yang datang begitu saja, tetapi adalah kesempatan yang Anda ciptakan saat ini.

Suami istri Womack, penulis buku Get Momentum: How to Start When You Suck, berada dalam rutinitas mereka sampai kemudian mereka menciptakan momentum yang tepat untuk bertemu dengan orang yang tepat.

Jodi Womack, menggunakan pertemuan para wanita untuk menciptakan momennya. Pertama kalinya, ia menceritakan kepada seorang wanita lain tentang idenya itu, kemudian, di kesempatan berikutnya, seorang pemilik properti menawarkan restorannya untuk menjadi tempat diadakannya acara tersebut. Acara pertemuan tersebut kemudian menjadi acara popuer yang ditunggu-tunggu oleh para wanita.

Dan setiap kali suatu momen datang kepada Anda, momen tersebut akan menciptakan momen berikutnya.

Referensi:
Womack, J. W., & Womack, J. (2016). Get Momentum: How to Start When You’re Stuck. Leader to Leader, 2016(81), 25-30.
www.mentorbox.com

hesti 2013

Hesti Farida Al Bastari, Sarjana Psikologi dari Universitas Padjadjaran, melanjutkan pendidikannya di Magister Sains Psikologi Sosial Universitas Indonesia. Ia adalah associate Konsultan SDM di Jakarta. Pada tahun 2013, bersama rekan komunitas, mengembangkan blog psikologi Psychologythoughts.com.

(Visited 9 times, 1 visits today)

Comments

comments

Powered by Facebook Comments