Kenali Bakat Anda

Image courtesy of nunawwoofy/FreeDigitalPhotos.net

Anda memiliki seorang anak yang hendak masuk SMA atau kuliah, dan belum tahu jurusan apa yang akan ia pilih? Atau, Anda sendiri masih bingung dengan pekerjaan Anda, apakah sudah menjadi pilihan yang tepat bagi Anda?

Sebuah penelitian menyatakan bahwa sebagian besar orang di Indonesia masih salah jurusan. Menjalani bangku sekolah selama 12 tahun, kuliah S1 dan S2 selama 7 tahun, dan bekerja selama 10 tahun, hampir 30 tahun hidup mereka dihabiskan untuk kuliah dan bekerja. Adapun waktu sepanjang itu, ternyata masih juga manusia tidak merasakan kepuasan.

Kepuasan dalam hal ini karena tidak adanya kesenangan terhadap apa yang mereka kerjakan. Kesenangan itu muncul karena seseorang memiliki kemampuan untuk menjalani pekerjaannya, dan mereka merasakan kemudahan untuk mempelajari hal yang baru. Dengan adanya kemampuan tersebut, maka mereka dapat mengerjakan pekerjaan mereka dengan sempurna, dan akhirnya mendapatkan imbalan yang memuaskan atas pekerjaannya. Dalam konsep bakat, ini adalah apa yang disebut dengan 4E, Enjoy, Easy, Excellent, Earn.

Selain kecerdasan, kemampuan untuk bekerja, pengetahuan dan keahlian, bakat dibutuhkan seseorang untuk dapat menampilkan kinerja yang baik. Ia membantu seseorang yang tadinya telah memiliki potensi, untuk melejitkan potensinya menjadi lebih baik.

Bayangkan seseorang yang memiliki bakat dan tidak memiliki bakat, dilatih dengan materi pelatihan yang sama di suatu perusahaan, manakah yang lebih cepat menunjukkan hasil optimal?

Dengan mengenali bakat, seseorang mengetahui ke arah mana dia menuju. Ini membantu pencapaian targetnya dalam jangka panjang, dan membantu menampilkan kekhasan dirinya di depan publik.

Orang yang sudah mengetahui kelebihannya juga akan menyadari keterbatasannya, sehingga mendorongnya untuk bekerja sama dengan orang lain. Misalnya seseorang yang memiliki bakat untuk menjual, tapi tidak berbakat untuk mengatur keuangan, maka ia akan mencari orang yang dapat membantunya untuk mengatur keuangan. Hal ini dilakukan alih-alih dari mempelajarinya sendiri padahal ia tidak memiliki kesenangan untuk mempelajari materi itu.

Jadi, sudahkah Anda mengenali bakat Anda?

Informasi lebih lanjut mengenai penelusuran minat dan bakat, dapat menghubungi tim ahli kami. Kontak kami di psychologythoughts@gmail.com.

hesti 2013

Hesti Farida Al Bastari, Sarjana Psikologi dari Universitas Padjadjaran, melanjutkan pendidikannya di Magister Sains Psikologi Sosial Universitas Indonesia. Ia adalah associate Konsultan SDM di Jakarta. Pada tahun 2013, bersama rekan komunitas, mengembangkan blog psikologi Psychologythoughts.com.

(Visited 28 times, 1 visits today)

Comments

comments

Powered by Facebook Comments