Merayakan Kebersamaan Dengan Cara Sederhana

Bagi kami sebagai pasangan yang sudah menikah dengan satu anak, memiliki waktu berkualitas berdua adalah satu hal yang sulit didapatkan, karena kami berdua bekerja. Ketika sampai di rumah, anak pun berupaya untuk terus menarik perhatian kita hingga waktu tidur tiba. Bagaimana menyiasatinya?

Sebenarnya ada banyak cara seperti:

1. Kembali terjaga setelah menidurkan anak, untuk lalu membangun waktu berkualitas berdua pasangan. Cuma satu kendalanya, besok kami berdua mesti bangun pagi untuk berangkat kerja. Heheheā€¦

2. Secara terbuka meminta waktu kepada anak kita, agar diperbolehkan memiliki waktu berkualitas berdua. Kalo yang ini jangan kaget kalo tiba-tiba ada panggilan atau teriakan anak atau ketukan keras di pintu kamar.

3. Santai sejenak selepas kantor berdua, melakukan hal yang sama-sama disukai. Misalnya nonton, makan, atau sekedar jalan-jalan cuci mata. Bersyukurlah karena kita tinggal di Bandung, yang memungkinkan kita melakukannya dengan spontan, tanpa khawatir menghadapi kemacetan akut seperti Jakarta.

4. Mengambil waktu untuk shalat berjamaah ketika Maghrib dan Isya. Selesai shalat ketika kita berdzikir, kita punya sedikit waktu yang berkualitas, baik kepada Allah maupun kepada pasangan kita. Biasanya kami tutup doa kami dengan berpelukan dan saling bermaafan. Subhanallah, rasanya plong!

Nah cara no. 3 diatas yang kami lakukan belum lama ini. Sepulang kerja, setelah mengambil obat titipan orang tua kami. Kami meluncur ke sebuah mall besar di bilangan Sukajadi Bandung. Target kami adalah mencari makan malam, karena perut sudah keroncongan. Kebetulan mall tujuan kami ini memang memiliki atmosfir yang nyaman dan romantis, ditambah cuaca sedang hujan malam itu. Bukan hanya makan malam yang kami dapat, tetapi juga visi dan impian kami, dipupuk kembali. Spontan, namun efeknya luar biasa. Perut kenyang, hati riang dan anak di rumah pun senang (karena mendapatkan buah tangan dari kami).

So, sebagai pasangan suami istri, jangan ragu untuk mencoba hal baru dengan spontan bersama-sama. Anda berhak merayakan keberhasilan-keberhasilan kecil dalam kehidupan Anda berdua.

24 September 2012

pp_wied

Wijanarko Dwi Utomo

Alumni Fakultas Psikologi Unpad 1997, gemar menulis, dan belajar dari tulisan orang lain.

Artikel dimuat di http://lifestyle.kompasiana.com/urban/2012/09/24/merayakan-kebersamaan-dengan-cara-sederhana-495727.html

(Visited 16 times, 1 visits today)

Comments

comments

Powered by Facebook Comments